This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Senin, 17 Februari 2014

BAHAN UJIAN TENGAH SEMESTER KELAS DMS 2014

Telaah Kurikulum IPS
Program DMS Kualifikasi Fakultas Tarbiyah
IAIN Raden Fatah Palembang 2014


DAFTAR BUKU UNTUK TUGAS RESUME KELAS DMS

1. Suryadi, A. (2002). Memahami Life Skills. Media Indonesia, 14 April 2002.
2. Mulyasa, E. (2007).Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Bandung : Remaja Rosdakarya
3. Mulyasa, E. (2006). Kurikulum yang Disempurnaka , Bandung : Remaja Rosdakarya

4. Idi, Abdullah. Pengembangan Kurikulum; Teori dan Praktik. Yogyakarta: Arruz Media. 2011
5. Hermawan, A.Heris. Filsafat Pendidikan Islam. Jakarta : Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Departemen Agama RI, 2009.
.
6. Ali Muhammad. Pengembangan Kurikulum di Sekolah. Bandung: Sinar Baru, 1992.
Tafsir, Ahmad, Filsafat Pendidikan Islami Integrasi Jasmani, Rohani, dan Kalbu Memanusiakan Manusia. Bandung: Remaja Rosda Karya, 2006.

7. E, Mulyasa. 2009. Kurikulum Yang Disempurnakan Pengembangan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya

8. Hamalik, Oemar. 2007. Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara

9. Nasution, S. 2008. Asas-Asas Kurikulum. Jakarta: Bumi Aksara

10. Sanjaya, wina. 2008. Kurikulum dan pembelajaran. Jakarta: Kencana Perdana Media Group

11. Syaodih Sukmadinata, Nana. 1997. Pengembangan Kurikulum. Bandung: Remaja Rosda Karya

12. Barbara B. Seels dan Rita C. Richey. 1994.  Teknologi Pembelajaran: Definisi dan
Kawasannya, Hasil terjemahan Dewi S. Prawiradilaga, dkk.(1995) dari judul aslinya Instructional Technology : Definition and Domain of Field yang diterbitkan pada
tahun 1994.

13. Depdiknas. 2003. Kegiatan Belajar Mengajar yang Efektif; Pelayanan Profesional
     Kurikulum Berbasis Kompetensi. Jakarta: Puskur Balitbang

14. Dakir, H. 2004. Perencanaan dan Pengembangan Kurikulum. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Danim, Sudarwan. 2003. Agenda Pembaruan Sistem Pendidikan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

15. Dimmock, Clive. 2000. Designing the Learning-Centered School: A Cross-Cultural Perspective. London: Falmer Press.

16. Hamalik, Oemar. 2007. Manajemen Pengembangan Kurikulum. Bandung: PT Remaja Rosda Karya.
17. Hamalik, Oemar. 2006. Perencanaan Pengajaran Berdasarkan Pendekatan Sistem. Jakarta: Bumi Aksara.

18. Hudojo, Herman. 1979. Pengembangan Kurikulum Matematika dan Pelaksanaannya di Depan Kelas. Surabaya: Usaha Nasional.

19. Mastuhu.  2003. Menata Ulang Pemikiran Sistem Pendidikan Nasional Abad 21. Yogyakarta: Safiria Insania Press & MSI UII.

20. Mulyasa, E. 2006. Implementasi Kurikulum 2004: Panduan Pembelajaran KBK. Bandung: Remaja Rosdakarya.

22. Nasution, S. 2006. Kurikulum dan Pengajaran. Jakarta: Bumi Aksara.

23. Yulaelawati, Ella. 2004. Kurikulum dan Pengembangan: Filosofi, Teori dan Aplikasi. Bandung: Pakar Raya.

24. Sagala, Syaiful. 2003. Konsep dan Makna Pembelajaran: untuk Membantu Memecahkan Problematika Belajar dan Mengajar. Bandung: Alfabeta.

Keterangan :
1. Tiap orang pilih satu judul saja
2. Satu judul buku hanya untuk 2 orang saja 
3. Resume di kumpul bersamaan dengan jadwal UAS

Kamis, 19 Desember 2013

SOAL UAS MATERI IPS MI DES 2013

UJIAN AKHIR SEMESTER
FAKULTAS TARBIYAH IAIN RADEN FATAH PALEMBANG

MATA KULIAH : Materi IPS MI
HARI/JAM BELAJAR : Senin/ 07.10 - 08.50 wib
RUANG/KELOMPOK : MI 01, MI 02, MI 03, MI 04
DOSEN : Yulia Tri Samiha M.Pd


PERTANYAAN:


1. Fakta, konsep dan generalisasi merupakan suatu rangkaian sistem yang saling berkaitan satu sama lain. Oleh karena itu ketiganya merupakan bahan kajian utama dalam Ilmu Pengetahuan Sosial. Coba anda jelaskan kedudukan atau peranan fakta, konsep dan generalisasi dalam Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) ? dan bagaimana keterkaitan antara fakta, konsep dan generalisasi ?

2. Sebutkan beberapa karakteristik pelapisan sosial  menurut Robin William ? dan jelaskan apa maksud pelapisan sosial bersifat tertutup (closed social stratification) ?
3. Coba anda kemukakan batasan tentang interaksi sosial menurut para ahli psikologi sosial? Dan kemukakan juga interaksi sosial bersifat proses sosial baik yang bersifat positif maupun yang bersifat negatif?
4. Terdapat beberapa hal yang berhubungan dengan fenomena fisik (lingkungan alam) dan fenomena manusia (lingkungan sosial). Coba anda jelaskan hal hal yang berhubungan dengan kedua fenomena tersebut dibawah ini
a. Jelaskan hakekat dari ekosistem ?
b. Jelaskan perbedaan aliran dalam hubungan manusia dengan alam lingkungannya yaitu antara  aliran fisis determinis dan posibilis ?
c. Jelaskan sejumlah respon manusia terhadap alam lingkungannya yang menimbulkan kebudayaan ?

5. Selamat bekerja semoga anda sukses

SOAL UAS IAD IBD ISD MI 01 DAN MI 04 DES 2013

FAKULTAS TARBIYAH IAIN RADEN FATAH PALEMBANG
UJIAN AKHIR SEMESTER
MATA KULIAH : IAD, ISD, IBD
HARI : RABU DAN KAMIS
KELOMPOK: MI 01 DAN MI 04
DOSEN : YULIA TRI SAMIHA, M.Pd


SOAL
1. Pendekatan struktural–fungsional memandang masyarakat sebagai suatu sistem yang secara fungsional terintegrasi ke dalam suatu bentuk keseimbangan, sehingga sering pula disebut pendekatan tertib sosial, pendekatan integrasi atau pendekatan keseimbangan.
Coba saudara jelaskan Asumsi dasar dari pendekatan struktural fungsional ? Dan berikan tanggapan anda ?

2. Pengkajian tingkat budaya dapat dipelajari dengan melepaskan diri dari struktur sosial atau hubungan antar pribadi yang tercakup dalam ciptaan atau penyebarannya. Hal ini dinyatakan oleh Sorokin (1975) bahwa kesatuan organis dari gejala budaya dan tingkat sosial budaya harus dianalisa terpisah dari tingkat individu.
Bagaimanakah Pokok pikiran Sorikin tentang analisa tingkat budaya ? Dan berikan juga tanggapan anda ?

3. Dikalangan ilmuan ada keseragaman pendapat, bahwa ilmu itu selalu tersusun dari pengetahuan secara teratur, yang diperoleh dengan pangkal tumpuan (objek) tertentu dengan sistematis, metodis, rasional/logis, empiris, umum, dan akumulatif.
Coba jelaskan bagaimanakah cara membuktikan apakah isi pengetahuan itu benar ? Dan berikan juga tanggapan anda ?

4. Pembangunan adalah suatu proses perubahan pada masyarakat yang direncanakan menuju suatu keadaan yang lebih baik sesuai dengan tujuan pembangunan nasional dengan berlandaskan pada nilai nilai tertentu.
Hal hal apa saja yang perlu diperhatikan untuk memahami pengertian pembangunan ? Dan berikan juga tanggapan anda ?

5. Manusia sebagai makhluk budaya. Manusia menciptakan suatu kebudayaan, sebagai proses pembebasan yang melepaskan diri dari kesulitan kesulitan hidupnya, baik terhadap alam, binatang, sesama manusia maupun alam adikodrati. Jelaskan mengapa manusia menciptakan kebudayaan ?

SOAL UAS IPS KUALIFIKASI DMS KEL. I DES 2013

UJIAN AKHIR SEMESTER
PROGRAM KUALIFIKASI DMS
FAKULTAS TARBIYAH IAIN RADEN FATAH PALEMBANG

MATA KULIAH :  IPS
HARI/JAM BELAJAR : Jumat/Selasa 15:50 - 18:20 wib
KELAS : DMS Kel 1
DOSEN : Yulia Tri Samiha M.Pd



PERTANYAAN:

1. Generalisasi adalah sebuah pernyataan yang disusun dari sejumlah konsep yang membentuk makna tertentu dan masih perlu diuji atau dibuktikan kebenarannya melalui proses penelitian. Coba anda susun generalisasi untuk setiap disiplin ilmu masing masing dua buah ?

2.Fakta, konsep dan generalisasi merupakan suatu rangkaian sistem yang saling berkaitan satu sama lain. Oleh karena itu ketiganya merupakan bahan kajian utama dalam Ilmu Pengetahuan Sosial. Coba anda jelaskan kedudukan atau peranan fakta, konsep dan generalisasi dalam Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) ? dan bagaimana keterkaitan antara fakta, konsep dan generalisasi ?

3. Manusia adalah merupakan satu kesatuan jiwa dan raga yang tak dapat dipisah- pisahkan satu sama lain. Abu Ahmadi mengemukakan bahwa seorang individu merupakan suatu sistem yang terdiri dari subsistem pisik-biologis dan sub mental-psikologis. Coba anda jelaskan mangapa manusia selaku individu memiliki suatu kepribadian ? dan jelaskan pula apa yang dimaksud dengan masyarakat ?

4. Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan uraian yang baik serta dilengkapi dengan contoh.
a. Jelaskan kondisi masyarakat dalam abad globalisasi ?
b. Mengapa teknologi informasi dapat memacu proses globalisasi ?
c. Program pembangunan macam apa yang perlu dikembangkan Indonesia dalam kerangka menghadapi globalisasi ?

5. Selamat bekerja semoga anda sukses

Senin, 16 Desember 2013

UAS EPO NON REGULER F.1 19 APRIL 2014

PROGRAM PASCASARJANA STISIPOL CANDRADIMUKA PALEMBANG
MANAJEMEN ADMINSTRASI PUBLIK

UJ1AN AKHIR SEMESTER I
MATA KULIAH : ETIKA PERILAKU ORGAN1SASI
HARI/JAM : SABTU, 19 APRIL 2014
KELAS : NON REGULER F 1
DOSEN : YULIA TRI SAMIHA

B. Ruslan adalah karyawan jangka panjang di Carfax Corporation, dan selama beberapa tahun terakhir dia menjadi seorang penyelia di bagian keuangan di perusahan tersebut. Dia sangat loyal kepada carfax dan bekerja keras untuk mengikuti kebijakan dan prosedur perusahaan serta perintah para manajer yang berada diatasnya. Pada kenyataannya, manajemen ditingkat atas sering memikirkannya, mereka selalu dapat mengandalkan 
Ruslan untuk memenuhi berbagai bentuk permintaan perusahaan kepadanya. Dia berharga dan sangat disukai oleh semua manajer kalangan atas. Karyawannya dibagian keuangan memiliki pendapat yang berbada mengenai  Ruslan. Mereka merasa  Ruslan terlalu merisaukan bagaimana menyenangkan pembesar tingkat atas dan hampir hampir tidak memerhatikan kebutuhan dan urusan karyawan di departemennya. Sebagai contoh, mereka merasa  Ruslan tidak pernah sungguh sungguh menekan dengan cukup keras agar anggaran dipotong lebih besar lagi. Sementara itu, departemen lain di perusahaan merasa mereka dibayar kurang dan bekerja berlebihan. Demikian juga ketika salah satu dari mereka memberikan ide atau gagasan baru kepada  Ruslan untuk sebuah perbaikan, dia selalu memiliki lima alasan mengapa hal itu tidak bisa dilaksanakan. Ada ketidakpuasan yang amat sangat didalam departemen tersebut, dan setiap orang berfikir bahwa  Ruslan hanyalah boneka dalam manajemen. Kinerja mulai berkurang karena gaya dan kepemimpinannya. Manajemen tingkat atas sepertinya lupa pada situasi di bagian keuangan.
1. Bagaimanakah anda akan menjelaskan gaya kepemimpinan 
Ruslan berkaitan dengan satu atau lebih dari pendekatan kepemimpinannya ?
2. Nasihat apa yang akan anda berikan kepada 
Ruslan untuk memperbaiki pendekatan kepemimpinannya ?
3. Dapatkah diatur program pelatihan kepemimpinan untuk membantu 
Ruslan ? Apa saja isi pelatihan tersebut ?

UAS EPO NON REGULER C 19 APRIL 2014


 PROGRAM PASCASARJANA STISIPOL CANDRADIMUKA PALEMBANG
MANAJEMEN ADMINSTRASI PUBLIK

UJ1AN AKHIR SEMESTER I 
MATA KULIAH : ETIKA PERILAKU ORGAN1SASI
HARI/JAM : SABTU, 19 APRIL2014
KELAS/RUANG : NON REGULER C 
DOSEN : YULIA TRI SAMIHA
Abdullah Alkaf ingin menjadi manajer. Dia menyukai mata kuliah akuntansi, keuangan, dan pemasaran. Hal hal tersebut memberinya beberapa jawaban yang jelas dan tepat. Sekarang profesor pengajar prilaku organisasi di tempat ia kuliah mengatakan bahwa benar benar terdapat sangat sedikit jawaban yang jelas dan tepat untuk mengelola orang. Profesor itu telah membahas tantangan yang muncul, latar belakang sejarah, dan sejumlah cara dimana konsep ilmu prilaku memainkan peranan penting.Abdullah Alkaf sangat bingung. Dia kesekolah untuk mendapatkan jawaban bagaimana menjadi manajer yang efektif, tetapi pelajaran ini kelihatannya tidak mengarah pada tujuan tersebut.

1. Bagaimana anda mengurangi kecemasan Abdullah Alkaf ? Bagaimana matakuliah prilaku organisasi membuatnya menjadi manajer yang lebih baik ?
2. Mengapa profesor mulai dengan pengantar singkat mengenai tantangan yang muncul ?
3. bagaimana mata kuliah prilaku organisasi berbeda dari mata kuliah dalam bidang lain seperti akuntansi, keuangan, atau pemasaran ?

UAS EPO REGULER A 11 APRIL 2014

PROGRAM PASCASARJANA STISIPOL CANDRADIMUKA PALEMBANG
MANAJEMEN ADMINSTRASI PUBLIK

UJ1AN AKHIR SEMESTER I
MATA KULIAH : ETIKA PERILAKU ORGAN1SASI
HARI/JAM : JUMAT, 11 APRIL 2014
 KELAS/RUANG : REGULER A
DOSEN : YULIA TRI SAMIHA

SOAL
 L Ahmad Ridwan adalah wakil presiden pemanufakturan dan operasional dari perusahaan farmasi berukuran sedang di Singapura. Ahmad Ridwan punya gelar Ph.D. dalam bidang kimia, tetapi tidak terlibat secara langsung dalam penelitian dan pengembangan produk baru selama 20 tahun. Ketika mulai mengelola operasi,  Ahmad Ridwan, yang semula “belajar keras” menjadi “organisasi kerjasama”. Perusahaan tidak punya masalah pergantian karyawan (turnover), tetapi jelas bagi Ahmad Ridwan dan personel manajemen kunci bahwa orang yang bekerja perjam hanya bekerja delapan jam sehari. Mereka tidak bekerja dengan potensi penuh.  Ahmad Ridwan sangat sedih dengan situasi tersebut karena dengan biaya yang meningkat, satu satunya jalan bagi perusahaan agar dapat terus berhasil adalah meningkatkan produktivitas orang yang bekerja perjam. Ahmad Ridwan memanggil manajer sumber daya manusia, Heriyanto dan berkata, “apa yang terjadi dengan orang kita? Survei gaji menunjukkan bahwa kita membayar paling tinggi di daerah ini, kondisi kira luar biasa, dan benefit kita sangat menggiurkan. Tetapi orang masih belum termotivasi. Sebenarnya apa yang mereka inginkan di dunia ini?” Heriyanto menjawab, “Saya telah memberitahu anda dan presiden berkali kali bahwa uang, kondisi, dan benefit tidaklah cukup. Karyawan juga memerlukan hal lain agar termotivasi. Saya juga telah melakukan beberapa wawancara rahasia dengan beberapa pekerja dengan upah perjam, dan mereka mengatakan bahwa mereka tidak termotivasi karena tidak peduli betapa keras mereka bekerja, mereka memperoleh gaji dan kesempatan yang sama dengan rekan kerja yang hanya bekerja asal-asalan..”Ahmad Ridwan menjawab,” baiklah, anda adalah ahli motivasi. Apa yang harus kita lakukan? Kita harus meningkatkan kinerja mereka.”
1. Jelaskan”masalah motivasi” dalam organisasi tersebut dalam konteks model kepuasan dari Maslow. Apa “hal lain” yang dimaksud oleh manajer SDM dalam pembicaraan (selain uang, kondisi, dan benefit yang diperlukan untuk memotivasi karyawan) ?
2. Bagaimana anda merespon pertanyaan dan pernyataan terakhir Ahmad Ridwan jika anda adalah manajer SDM di perusahaan tersebut ?